Menu

SEJARAH DAN TEKNIK BERMAIN BISBOL

Leave a comment

Bisbol adalah olahraga yang dilakukan secara tim dan populer di Amerika Utara, Amerika Latin, Karibia, dan Asia Timur. Penyebutan mula bisbol dikenal di Amerika Serikat ialah pada tahun 1791 Pittsfield, Massachusetts. Di banyak negara, bisbol merupakan olahraga utama. Di Amerika Serikat, bisbol adalah pengisi waktu luang nasional (national pastime) karena sebagian orang Amerika Serikat menghabiskan banyak sekali waktu untuk bermain dan menonton pertandingan bisbol. Lapangan bisbol berbentuk bujur sangkar (baseball diamond) dengan base yang terletak di tiga sudut. Jarak antara base yang satu dengan base yang lainnya adalah 27,432 meter (90 kaki).

Tongkat pemukul (bat) berbentuk silinder panjang dan mulus yang dibuat dari kayu (persyaratan pemukul bisbol profesional) atau bahan logam. Pelempar (pitcher) dari tim yang melempar berusaha melempar bola yang disebut bola bisbol, sedangkan pemain (batter) dari tim yang memukul berusaha memukul bola dengan menggunakan tongkat pemukul (bat). Tim yang melempar berusaha menangkap bola yang dipukul oleh tim yang memukul agar tim yang memukul berubah menjadi tim yang melempar. Tim yang memukul mendapat angka dengan cara berlari berlawanan arah dengan jarum jam untuk pulang ke home plate setelah menyentuh marka di permukaan lapangan bisbol yang disebut base. Bisbol juga disebut sebagai hardball untuk membedakannya dengan sofbol.

Bisbol pertama dimainkan di Mid-18th century or prior, England (early form), pada bulan Juni tanggal  19 1846 di Hoboken, New Jersey (first recorded game with codified rules). Olahraga ini cukup sering ditampilkan pada film-film Amerika, apalagi lebih sering ditemukan di film series Amerika yang bertemakan kehidupan remaja. Pada masa sekarang, baseball sudah menjadi tren fashion style dunia terutama jaket dan topi nya yang notabene remaja menuju dewasa sering menggunakannya sebagai style sehari-hari yang casual.

TEKNIK BERMAIN (dilansir dari laman materiolahraga.com)

Permainan baseball dimainkan oleh dua regu, tiap regu terdiri atas 9 orang. Pada saat bermain, masing-masing regu akan bertindak sebagai regu pemukul dan regu penjaga. Untuk regu pemukul akan berusaha berlari-lari antara base sampai kembali ke home base, sedangkan bagi regu penjaga selalu berusaha untuk mematikan lari antar pemain lawannya. Seorang peukul harus berdiri di home plate, kemudian berusaha memukul bola yang diberikan oleh seorang pelambung (pitcher) dari pitcher’s plate. Seorang pitcher melambungkan bola dengan ayunan tangan baik dari samping maupun dari atas ke bawah yang sah untuk dipukul (daerah samping antara lutut dan bahu si pemukul). Kesempatan memukul hanya 3 kali, setelah itu pemukul berlari ke base 1, kemudian dilanjutkan oleh pemukul berikutnya sesuai dengan nomor urutnya atau nomor dada masing-masing pemain.

Beberapa hal yang dilarang bagi seorang pitcher adalah sebagai berikut:

  • Melempar bola ke pemukul tanpa menghadap ke home base.
  • Melempar ke pemukul atau base 1 (jika ada orangnya), tetapi tidak jadi, sedangkan ia telah menginjak pitcher’s plate.
  • Melempar ke suatu base tanpa melangkah 1 kali ke arah base yang dituju, sedangkan ia telah menginjak pitcher’s plate.
  • Melempar ke pemukul dengan cara yang tidak benar.
  • Menggenggam bola terlalu lama sehingga memperlambat permainan.
  • Berdiri di pitcher’s plate tanpa memegang bola.
  • Membuat segala gerakan melempar ke pemukul, tetapi tidak melakukannya, sedangkan bola masih dipegang.
  • Hukuman yang diberikan atas atas pelanggaran yang dilakukan oleh seorang pitcher adalah apa yang disebut dengan free walk bagi pemukul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *